Aksesibilitas Fisik Bagi Penyandang Disabilitas Pada Taman Pesut Tepian Mahakam Kota Samarinda

Authors

  • Arlia Denisa Rahman Brawijaya University
  • Subhan Ramdlani

Abstract

Sudah seharusnya ruang terbuka hijau publik seperti Tepian Mahakam Kota Samarinda harus dapat digunakan oleh semua kalangan termasuk penyandang disabilitas. Namun kurangnya perawatan dan perencanaan infrastruktur yang tidak memperhatikan penyandang disabilitas pada Taman Pesut menyebabkan kondisi aksesibilitas fisik rusak dan tidak sesuai standar yang ditetapkan Permen PU No. 30 Tahun 2006, Building for Everyone oleh National Disability Authority, dan Accessibility for The Disabled oleh United Nation. Hal ini menyebabkan kemungkinan hambatan yang akan dihadapi oleh pengunjung penyandang disabilitas, terutama yang menggunakan alat bantu mobilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aksesibilitas fisik yang dapat menunjang mobilitas penyandang disabilitas pada Taman Pesut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif evaluatif dengan pendekatan kualitatif serta teknik audit aksesibilitas yang bertujuan untuk mengevaluasi kondisi faktual aksesibilitas fisik Taman Pesut. Dari hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa aksesibilitas fisik Taman Pesut belum belum sesuai untuk mewadahi mobilitas penyandang disabilitas.Kata kunci: Aksesibilitas fisik, penyandang disabilitas, ruang terbuka hijau publik

Downloads

Published

2018-07-31

Issue

Section

Articles