Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka pada Kawasan B 29 Argosari Lumajang

Authors

  • Brilian Alkautsari
  • Sigmawan Tri Pamungkas Arsitektur, Universitas Brawijaya Malang

Abstract

Kawasan B 29 termasuk dalam Kawasan Zona Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan dikembangkan menjadi kawasan wisata dengan pemandangan Gunung Bromo, Gunung Semeru dan perkebunan sayur mayur. Penggunaan ruang yang tidak merata pada Kawasan B 29 dipicu oleh penggunaan kios – kios semi permanen yang mempersempit ruang gerak pengunjung dan mengurangi kualitas visual pada kawasan, area parkir yang kurang optimal dalam pemanfaatannya memicu aktivitas berkendara di area yang tidak untuk para pengendara namun untuk pejalan kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan pola pemanfaatan ruang terbuka pada Kawasan B 29. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan behavioral mapping yang digambarkan dalam bentuk sketsa mengenai semua aktivitas yang ada pada suatu area. Hasil penelitian didapatkan pola pemanfaatan ruang pada Kawasan B 29 terbentuk di blok – blok area studi yang terdiri dari Rest Area I, Rest Area II, dan Area Puncak yang secara keseluruhan membentuk pola linear, aktivitas berpindah tempat seperti berjalan dan berkendara membentuk pola chain yang merantai ke masing – masing sub area dan beberapa aktivitas lainnya membentuk pola scatter yang tersebar di beberapa titik tempat dengan Rest Area I menjadi area utama yang paling maksimal dalam pemanfaatan ruangnya.   Kata kunci: aktivitas, pola, kawasan wisata

Downloads

Published

2018-07-31

Issue

Section

Articles