Jendela sebagai Pendingin Alami pada Rusunawa Grudo Surabaya

Aisyah Adzkia Yuliwarto, Agung Murti Nugroho

Abstract


Rusunawa yang dibangun setelah tahun 2008 di Kota Surabaya, Rusunawa Grudo, memiliki kondisi suhu ruang dalam yang lebih tinggi dibandingkan ruang luar. Rusunawa sebagai bangunan subsidi pemerintah tidak dapat sepenuhya memanfaatkan pendinginan mekanik untuk mencapai kenyamanan, perlu adanya upaya pendinginan alami. Pendinginan alami dapat dicapai melalui jendela yang berperan sebagai sumber masuknya panas dan angin ke dalam ruangan. Perbedaan segi desain (dimensi, posisi, dan jenis), orientasi terhadap matahari, dan overhang pada jendela memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kondisi suhu dan kecepatan angin bangunan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kinerja jendela sebagai pendingin alami untuk menurunkan suhu dan mencapai kenyamanan ventilasi pada Rusunawa Grudo Surabaya. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif dan eksperimental dengan software ANSYS 14.5 Fluent. Kinerja jendela diketahui melalui simulasi suhu dan kecepatan angin ruangan. Hasil menunjukkan bahwa modifikasi jendela mampu menurunkan suhu hingga 0,3 OC dan menghasilkan rata-rata kecepatan angin yang dibutuhkan untuk mencapai kenyamanan ventilasi. Modifikasi orientasi jendela mampu menurunkan suhu hingga 0,6 OC, sedangkan penggunaan overhang pada jendela yang sesuai SBV mampu menurunkan suhu hingga 0,12 OC.

Kata kunci: jendela, pendinginan alami, rusunawa


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.