Penerapan Bambu pada Bangunan Sekolah Kejuruan Pertanian di Kabupaten Tulungagung

Authors

  • Irma Zuhria Asfiansari Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Edi Hari Purwono Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Beta Suryokusumo Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Bambu adalah bahan material lokal di Indonesia yang memiliki potensi sebagai bahan bangunan dan mengurangi penggunaan kayu yang berlebih. Saat ini kemajuan teknologi yang diimbangi dengan kemajuan desain membuat bambu sebagai bahan material alami tidak terbatas sebagai bahan material yang bersifat tradisional, namun juga modern. Untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tulungagung di bidang pertanian dengan memanfaatkan bambu sebagai bahan material pada sekolah kejuruan pertanian, maka potensi industri bambu dapat juga dikembangkan. Perancangan Bangunan Sekolah Kejuruan Pertanian di Kabupaten Tulungagung dilakukan dengan mengumpulkan data primer dari hasil wawancara dan observasi langsung ke daerah di sekitar tapak terpilih, dan data sekunder dari pustaka tentang bambu dan sekolah, serta studi komparasi dari bangunan yang menggunakan bahan bambu, yaitu Panyaden School, Green School dan Nw Bar. Penerapan bambu pada bangunan sekolah kejuruan pertanian adalah pada atap, lantai dan dinding yang disesuaikan dengan fungsi bangunan, kemampuan bambu dan bentuk bangunan.Kata kunci: penerapan, konstruksi, bambu, sekolah kejuruan pertanian

Downloads

Published

2014-10-27

Issue

Section

Articles