Fleksibilitas Studio Film pada Akademi Perfilman

Authors

  • Widya Nurul Aisyah H. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Rinawati P Handajani Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Herry Santosa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Industri film Indonesia telah mengalami pasang surut dalam hal perkembangannya. Kurangnya wadah untuk menampung ide-ide kreatif para sineas muda dan masyarakat lain yang ingin berkecimpung di dunia perfilman juga menjadi alasan mengapa kualitas film Indonesia masih banyak yang kurang, walaupun tidak sedikit juga yang dapat menembus pasar internasional. Sekolah film dengan fasilitas memadai adalah salah satu solusi yang dicari masyarakat. Fasilitas tersebut di antaranya adalah studio film, yang merupakan tempat dilakukannya pengambilan gambar, berbentuk sebuah ruangan besar dan tinggi berisi berbagai macam set dan latar. Di sekolah film, studio ini digunakan oleh para siswa untuk belajar dan membuat film yang berbeda-beda. Hal ini mempengaruhi set dan latar yang digunakan dalam studio sehingga studio pun memerlukan sebuah fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan para mahasiswanya. Metode yang digunakan adalah metode traditional problem solving yang menjabarkan analisis terkait isu dan objek yang dirancang, yang nantinya dapat menghasilkan solusi untuk masalah tersebut. Perancangan ini akan menghasilkan tatanan ruang studio film sesuai kebutuhan para mahasiswa, yang menerapkan elemen ruang fleksibel berupa partisi.Kata Kunci: fleksibilitas, studio film, akademi perfilman, partisi

Downloads

Published

2017-08-02

Issue

Section

Articles