Pengembangan Fasilitas Wisata Taman Hiburan Pantai Kenjeran Surabaya Dengan Konsep Waterfront

Rahmat Sepa Indrawan, Herry Santosa, Sri Utami

Abstract


Surabaya sebagai salah satu kota metropolis tidak banyak memiliki objek wisata yang dapat diandalkan. Seperti halnya Taman Hiburan Pantai Kenjeran dan Kebun Binatang Surabaya 2 objek wisata tersebut kian lama ditinggalkan Karena tidak terawat dan kurangnya fasilitas yang memadahi. Pemkot Surabaya sudah memiliki rencana akan menata ulang dan mengembangkan outlet tujuanb wisata tersebut. Rencana pengembangan induk pariwisata kota Surabaya (BAPPEKO) telah mencantumkan wisata yang perlu dikembangkan termasuk dalam wisata-wisata yang diunggulkan seperti Taman Hiburan Pantai Kenjeran yang berada pada Kecamatan Tambak Wedi pengembangan unit 3. Rencana pengembangan Taman Hiburan Pantai Kenjeran sekarang memasuki tahap dimana jembatan atau jalan pintas yang melewati sudah selesai dibangun dan telah digunakan. Selain adanya rencana pengembangan kawasan strategis Kaki Jembatan Suramadu hingga Pantai Kenjeran, terdapat rencana Masterplan pengembangan Kawasan Pantai Kenjeran yang telah dibuat oleh Pemkot Surabaya tahun 2016. Proses perancangan Taman Hiburan Pantai Kenjeran diawali dengan tahap evaluasi. Evaluasi kondisi Taman Hiburan Pantai Kenjeran yang di lintasi Jembatan Surabaya ini bertujuan untuk mengetahui fasilitas yang ada (eksisting) sekaligus melihat atau mengidentifikasi potensi yang ada. Dikarenakan posisi atau objek wisata yang berbatasan dengan air atau pantai, maka wisata Taman Hiburan Pantai Kenjeran ini dikembangkan dengan konsep wisata tepi air (waterfront) agar dapat mengoptimalkan potensi fasilitas wisata yang berkaitan dengan lingkungan tepi air.. Tahap ke dua yaitu mengevaluasi masterplan Taman Hiburan Pantai Kenjeran yang telah dibuat oleh pemkot. Studi evaluasi masterplan Kenjeran menggunakan aspek waterfront.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Analisa dan sintesa, diawali dengan melakukan evaluasi eksternal dan internal pada Taman Hiburan Pantai Kenjeran, kemudian studi evaluasi masterplan kawasan. Pada tahap perancangan menggunakan kaidah aspek dominan waterfront. Kesimpulan yang didapat adalah Pengembangan fasilitas wisata Taman Hiburan Pantai Kenjeran merupakan suatu bentuk upaya meningkatkan fasilitas wisata kota Surabaya agar menjadi ODTW (Objek dan Daya Tarik Wisata). Menggunakan teori waterfront sebagai penunjang perancangan arsitektur tepi laut dan elemen-elemen di dalamnya merupakan sebuah patokan untuk merancang wisata yang berbatasan dengan tepian laut.

Kata kunci : fasilitas wisata, wisata tepi air, pengembangan


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
gosip rumahan berita harian windows gadget toko game