Pelestarian Bangunan Stasiun Kereta Api Kediri

Authors

  • Yussi Oktarisa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Antariksa Antariksa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Abraham Mohammad Ridjal Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Stasiun kereta api Kediri memiliki nilai historis yang kuat. Bentuk bangunan yangbergaya Indische empire ini memiliki karater yang dapat merekam jejak sejarah.Sejarah masa lampau yang menjadikan kota kediri sebagai kota karisedanan karenaadanya infrastruktur transportasi yang maju. Peranan bangunan stasiun Kereta apiKediri ini patut dipertahankan dan diarahkan ke upaya pelestarian. Metode yangdipakai adalah analisis kulitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif denganmenganalisis karakter arsitektural. Karakter arsitektural ini kemudian diarahkan kemetode evaluative dengan penilaian makna kultural. Hasil dari metode evaluativetersebut, karakter arsitektural dikembangkan ke arahan dan upaya pelestariandengan potensial tinggi, sedang dan rendah. Potensial tinggi diarahkan kepreservasi dan konservasi. Potensial sedang diarahkan ke konservasi danrehabilitasi. Potensial rendah diarahkan ke rehabilitasi.Kata Kunci: Stasiun Kediri, Pelestarian, Bangunan Kolonial Belanda

Downloads

Published

2017-04-26

Issue

Section

Articles