KAJIAN TATA AKUSTIK RUANG IBADAH GEREJA PROTESTAN DI INDONESIA BAGIAN BARAT (GPIB) JEMAAT IMMANUEL MALANG

Authors

  • Grace Friscilia Thane Brawijaya University
  • Andika Citraningrum Brawijaya University

Abstract

ABSTRAK   Gereja memiliki arti sebagai tempat bagi umat Kristiani untuk beribadah maupun melakukan kegiatan kerohanian lain. Ruang ibadah dalam kegiatan ibadah gereja merupakan tempat untuk berkomunikasi baik secara verbal, musik, dan emosional antara pendeta, pemimpin liturgi/MC, pemain musik, pengisi pujian, jemaat dan lainnya. Jika akustik dalam ruang ibadah baik, maka suara verbal dan musik dapat terdengar jelas. Bangunan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat Immanuel Malang adalah salah satu bangunan Cagar Budaya Malang dan berada di daerah dengan intensitas kebisingan tinggi karena berada di pinggir perempatan jalan raya Alun-alun Kota Malang. Metode yang digunakan untuk meninjau permasalahan yaitu melakukan pengukuran dan penelitian aspek-aspek akustik secara objektif dengan menggunakan alat dan dengan menyebarkan kuisioner online mengenai tingkat kenyamanan audial jemaat. Observasi awal pada bangunan eksisting menunjukkan bahwa terdapat masalah pada suara bising latar belakang dan waktu dengung (RT) dalam ruang ibadah utama masih melebihi standar, posisi loudspeaker di daerah pinggir kursi (kanan-kiri) dan juga pada ruang tambahan samping Gereja yang tidak terdapat speaker sehingga suara yang dihasilkan menjadi kurang terdengar. Untuk itu, diperlukan adanya evaluasi kenyamanan audial GPIB Immanuel, serta memberikan saran untuk perbaikan kualitas akustik di dalam ruang ibadah utama Gereja tersebut.

Downloads

Published

2021-07-31

Issue

Section

Articles