Tingkat Permeabilitas Pelingkup Terhadap Dampak Kesejahteraan Psikologis Di Ruang Publik (Studi Kasus Alun-Alun Sidoarjo)

Aliffi Majiid, Damayanti Asikin

Abstract


Environmental stress disebabkan oleh tidak seimbangnya beban mental psikologis penduduk dan kebutuhan untuk mereduksinya yaitu kesesuaian kualitas dan kuantitas ruang tebuka publik. Kabupaten Sidoarjo memiliki rasio ruang terbuka hijau sebesar 21.6% yang masih jauh dari ketentuan minimum 30% dan kualitas yang buruk. Hal ini menyebabkan perubahan pola perilaku masyarakat dan berdampak pada terganggunya kesejahteraan psikologis. Kesesuaian desain pelingkup akan meningkatkan kualitas ruang terbuka publik, sehingga dapat mereduksi environmental stress di Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah mix-methods (deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif) dengan metode analisis yang digunakan adalah mean score analysis dan dilanjut multivariate analysis of variance (MANOVA). Berdasarkan hasil studi, tingkat pelingkup pada ruang yang kuat (D/H<1) menunjukkan bahwa tingkat ketinggian dan kerapatan pelingkup memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan psikologis yang baik. Ruang dengan tingkat pelingkup sedang (12) menunjukkan bahwa tingkat ketinggian dan kerapatan pelingkup cenderung kurang berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis.

Keywords


environmental stress; permeabilitas pelingkup; kesejahteraan psikologis; ruang terbuka publik kota

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.