Karakteristik Fasade Bangunan untuk Pelestarian Koridor Jalan Panggung Surabaya

Nada Cholid Zubaidi, Antariksa Antariksa, Noviani Suryasari

Abstract


Sejarah panjang kota Surabaya yang dimulai sejak zaman Kerajaan Hindu – Mataram sampai kolonial Belanda (Handinoto, 1996) membentuk budaya yang beragam bagi kota Surabaya. Di koridor Jalan Panggung yang termasuk dalam kawasan Pecinan Surabaya, masih terdapat beberapa bangunan dengan karakteristik khas yang menjadi saksi sejarah perjalanan kota Surabaya dan perlu dilestarikan. Namun, disayangkan saat ini banyak perubahan yang terjadi pada fasade bangunan, sehingga berdampak besar pada perubahan karakter koridor Jalan Panggung Surabaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fasade untuk pelestarian koridor Jalan Panggung Surabaya. Unsur fasade tersebut meliputi atap, jendela, pintu dan ornamen. Hasil penelitian ini menemukan adanya dua jenis atap, yaitu atap perisai dan atap pelana, bermaterial genteng tanah liat. Banyak bangunan yang menggunakan jendela jenis ganda dengan perletakan di sisi kanan dan kiri pintu. Pada lantai bawah, menggunakan pintu lipat kayu dan pintu jenis ganda. Pada ornamen, beberapa bangunan menggunakan listplank pada ornamen atap, ornamen konsol, jenis kolom serta balustrade bermotif kolonial dan pecinan, lubang ventilasi maupun motif bouvenlict yang beragam masih dapat ditemukan pada koridor ini. Karakteristik ini akan menjadi acuan dalam pelestarian pembangunan koridor di masa datang.

Kata kunci: karakteristik, fasade bangunan, pelestarian


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.