Pelestarian Bangunan Museum Asi Mbojo Kota Bima

Authors

  • Annis Hardianty Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Antariksa Antariksa

Abstract

Bima merupakan nama salah satu kota di Indonesia yang pernah dijajah oleh Belanda, namun sedikit menyisakan bangunan asli Kolonial Belanda. Bangunan yang tersisa ditetapkan sebagai bangunan Cagar Budaya, salah satunya adalah Museum Asi Mbojo. Namun upaya tersebut masih belum cukup. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakter arsitektur bangunan dan memberikan arahan pelestarian pada Museum Asi Mbojo berupa penggolongan potensial, yang kemudian diarahkan pada teknik pelestarian. Metode penelitiannya adalah deskriptif analisis, evaluatif, serta development. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa elemen arsitektur pada bangunan tergolong pada potensial tinggi sejumlah 39, yang diarahkan pada tindakan preservasi. Hal ini dikarenakan elemen arsitektur yang masih sangat asli, seperti pintu, jendela, dinding serta atap. Elemen lainnya tergolong potensial sedang berjumlah 11, dan potensial rendah berjumlah 2. Karakter spasial dan struktural juga masih dipertahankan keasliannya hingga sekarang.Kata kunci: pelestarian, cagar budaya, karakter arsitektur, kolonial Belanda.

Downloads

Published

2019-04-30

Issue

Section

Articles