Pola Pemanfaatan Ruang pada Taman Tematik di Kota Malang (Studi Kasus : Merbabu Family Park dan Taman Slamet)

Authors

  • ariadne hartati UNIVERSITY OF BRAWIJAYA
  • Jenny Ernawati UNIVERSITY OF BRAWIJAYA

Abstract

Dalam rangka memfasilitasi kebutuhan masyarakat, sejumlah taman di Kota Malang dikembangkan menjadi taman tematik. Taman Slamet memiliki tema Hidden Paradise yang terdiri dari beberapa fasilitas spot pengambilan gambar yang menarik sedangkan Merbabu Family Park memiliki tema taman keluarga terdiri dari fasilitas bermain dan berolahraga mulai dari kalangan anak-anak hingga lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh perbedaan tematik taman terhadap pola pemanfaatan ruang yang terbentuk pada kedua taman tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan behavioral mapping yaitu place centered mapping. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam desain pembangunan serta pengembangan taman kota agar memiliki tema yang sesuai kebutuhan masyarakat. Pengamatan dalam penelitian ini dilaksanakan pada saat pagi hari, siang hari dan malam hari pada di hari kerja (Senin-Jumat) serta hari libur (Sabtu-Minggu) dengan setting ruang aktivitas yaitu pada Taman Slamet terdapat 8 macam ruang aktivitas sedangkan pada Merbabu Family Park terdapat 6 macam ruang aktivitas. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa tematik taman berpengaruh terhadap pemanfaatan ruang taman. Pada Taman Slamet yang terdiri atas fasilitas ruang estetik, dan memiliki sculpture pola pemanfaatannya menyebar sedangkan pada Merbabu Family Park pola pemanfaatan ruangnya terklaster berdasarkan hobi, tujuan serta klasifikasi usia.Kata Kunci : pola, pemanfaatan, taman tematik

Downloads

Published

2019-01-31

Issue

Section

Articles