Interior Ruang Kelas Sekolah Dasar dengan Pendekatan Konsep Permainan Tradisional pada Program Full day School di Malang

Authors

  • Gentha Fernanda Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Damayanti Asikin Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Triandi Laksmiwati Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Program Full day School pada jenjang sekolah dasar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan penerapan waktu belajar dari pagi hingga sore hari. Namun hal ini berpotensi menyebabkan kebosanan pada diri anak yang dalam karakternya masih senang bermain. Melalui bermain, anak dapat belajar sekaligus merasakan suasana menyenangkan pada waktu bersamaan. Permainan yang memiliki nilai edukasi tinggi dan manfaat yang baik bagi anak adalah permainan tradisional. Sehingga konsep permainan tradisional inilah yang akan diterapkan pada ruang kelas. Metodologi yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara serta pengumpulan data sekunder berupa pustaka dan studi komparasi objek sejenis. Dari hasil analisis telah didapatkan konsep dari permainan tradisional yaitu konsentrasi dan cermat, kreatif dan terampil, interaksi sosial yang membentuk kiteria desain ruang kelas. Kriteria desain ruang kelas tersebut digabungkan dengan tema interior yang disesuaikan dengan tahapan usia anak pada masing-masing kelas yang menjadi dasar dalam merancang interior ruang kelas.Kata kunci: interior, anak usia SD, full day school, permainan tradisional

Downloads

Published

2015-01-30

Issue

Section

Articles