Aspek Sosio Ekologi Pada Langgam Bangunan Tradisional di Sumenep

Authors

  • Arif Tri Pamungkas Brawijaya University
  • Agung Murti Nugroho Brawijaya University

Abstract

  ABSTRAK   Keberagaman rumah tradisional di Indonesia dipengaruhi oleh kondisi alam, kebudayaan, adat istiadat, dan juga kepercayaan dari daerah tersebut. Artikel ini membahas tetang Aspek Sosio Ekologi pada Langgam Banguna Tradisional di Sumenep. Rumah tradisional di Sumenep ini memiliki bentuk dan makna tertentu yang sangat menggambarkan kondisi lokalitas dari Sumenep baik dari segi Sosial dan ekologinya yang belum banyak terungkap. Artikel ini menggunakan metode deskriptif analisis, untuk memaparkan data hasil temuan baik data eksisting atau data hasil analisis objek berdasarkan pengujian beberapa teori tentang bangunan ekologi. Analisis dari penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu aspek sosial langgam, aspek ekologi langgam, dan aspek ekologi bangunan agar mempermudah dalam mendeskripsikan hasil temuan. Hasil temuan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh dari Kolonial Belanda yang memiliki bentuk kolom  dengan geometri sederhana, Jawa dengan kemiripan bentuk atap dan pintu berjenis kupu tarung, Cina dengan hiasa di atap, dan Islam di ornamennya , selain itu bangunan juga mencerminkan bentang alam dari Sumenep dengan menggunakan ornamen sulur serta warna yang memiliki makna baik sosial ataupun ekologi, dan juga memiliki konsep tanggap terhadap iklim sekitar sehingga bangunan dapat berdapatasi terhadap lingkungan sekitar   Kata kunci: Langgam, Sosial, Ekologi, Sumenep

Author Biographies

Arif Tri Pamungkas, Brawijaya University

Arsitektur

Agung Murti Nugroho, Brawijaya University

Arsitektur

Downloads

Published

2018-07-31

Issue

Section

Articles