Identitas Visual Bangunan Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi

Authors

  • Arida Fitriana Yasmin Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang
  • Abraham Mohammad Ridjal Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang

Abstract

Pendopo Sabha Swagata Blambangan merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Banyuwangi yang dibangun pada masa kolonial dan bertahan hingga saat ini. Namun, adanya berbagai perubahan yang terjadi sejak awal dibangun telah mengaburkan karakter visual yang dimiliki. Karakter visual merupakan salah satu poin penting dalam membentuk identitas sebuah bangunan dan menjadi simbol dari masyarakat tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis identitas bangunan pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi berdasarkan karakter visual bangunan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan mengidentifikasi karakter visual dan menganalisis identitas bangunan pendopo Sabha Swagata Blambangan. Hasil dari penelitian ini adalah secara visual, identitas bangunan pendopo Sabha Swagata Blambangan memiliki dominasi pengaruh arsitektur “Indische Empire Style†yang terlihat pada bentuk atap perisai, dominasi bentuk persegi, simetri fasade, serta penggunaan material dinding, kolom, dan lantai. Terdapat pula pengaruh asitektur tradisional Jawa pada bentuk atap tajug, penggunaan material kayu, serta ornamen flora pada lantai. Ragam hias lokal Banyuwangi juga menjadi pelengkap pada visual bangunan untuk menunjukkan budaya setempat.

 

Kata kunci: identitas visual, arsitektur kolonial, Arsitektur Jawa

Downloads

Published

2018-02-02

Issue

Section

Articles