Peran Kosmologi Terhadap Pembentukan Pola Ruang Permukiman Dusun Segenter

Authors

  • Yofangga Rayson Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Abraham Ridjal Mohammad Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Noviani Suryasari Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Rumah dan permukiman tradisional lahir dari sebuah proses panjang ekstraksi nilai budaya suatu masyarakat. Proses ini berawal dari gagasan pola pikir, lalu berkembang menjadi sebuah perilaku dan penentuan sikap yang bersifat turun temurun hingga akhirnya membentuk sebuah identitas. Dusun Segenter yang terletak di kabupaten Lombok Utara memiliki pola ruang permukiman yang teratur dan simetris. Tata letak dan orientasi bangunan dalam permukiman merupakan sebuah ekspresi kosmologi berdasarkan sistem kepercayaan dan tradisi-tradisi masyarakat berbasis budaya. Tujuan studi ini adalah untuk mengidentifikasi peran budaya intangible terhadap pembentukan pola ruang permukiman. Hasil studi menunjukkan bahwa konsep ruang makro Masyarakat dusun Segenter terbentuk berdasarkan konsep filosofi kosmologi gerak matahari dan kesakralan gunung Rinjani.Kata Kunci : Kosmologi, Pola Ruang, Permukiman

Downloads

Published

2014-10-28

Issue

Section

Articles