Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Visual Ruang Pejalan Kaki pada Koridor Jalan Kayutangan (Basuki Rahmad) Malang

Authors

  • Umi Hajar Kholifatul Hidayah Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang
  • Herry Santosa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang

Abstract

Kota Malang merupakan kota yang mengandung nilai sejarah, salah satunya adalah kawasan kayutangan (Jalan Basuki Rahmad). Kayutangan merupakan kawasan bersejarah yang menjadi pusat keramaian dengan berbagai usaha, antara lain perdagangan, perkantoran, jasa, dan lain-lain yang dapat memicu adanya peningkatan wisatawan pejalan kaki yang berkunjung. Namun seiring berjalannya waktu pengguna ruang pejalan kaki yang melintas pada koridor jalan tersebut sangatlah minim dikarenakan terdapat adanya bangunan-bangunan modern yang tidak sesuai dengan citra kawasan dan penggunaan ruang pejalan kaki yang tidak sesuai dengan fungsinya.  Penggunaan kombinasi metode yakni kualitatif dengan penyebaran kuesioner dan kuantitatif dengan menggunakan software Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kualitas visual ruang pejalan kaki pada koridor tersebut cukup baik dengan variabel yang berpengaruh yaitu kotor-bersih dan sesak-lapang.

 

Kata kunci: kualitas visual, ruang pejalan kaki

Downloads

Published

2018-01-18

Issue

Section

Articles