Pengaruh Desain Arsitektur terhadap Kondisi Termal pada PPST Mojokerto

Authors

  • Rizki Ulafa Urosyidin Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Heru Sufianto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Beberapa faktor termal berdampak pada kelangsungan operasional PPST Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desain arsitektur terhadap kondisi termal dan mengetahui desain yang efektif untuk bangunan agar nyaman. Suhu awal (t0) kondisi eksisting menunjukkan 32,33°C, dan 28° C (simulasi) besarnya deviasi 13.3 %, setelah mengalami perubahan desain suhu berubah (t1) 27,7°C. Penurunan yakni sebesar 1,07 %. Perubahan di imbangi dengan penurunan intensitas cahaya matahari sebesar 17,4%, dan perubahan pemerataan angin dalam bangunan dan tapak. Hasil tersebut adalah dampak dari merubah orientasi bangunan menjadi azzimuth 0°, konfigurasi massa berbentuk menyebar, penambahan bukaan udara inlet dan outlet, pergantian material bangunan, serta penambahan vegetasi disekitar tapak. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dimana melihat perubahan-perubahan angka variabel terikat yang dibantu dengan alat validasi. Metode pengukuran yaitu mengukur area dalam dan area luar tapak pada tanggal 1 Oktober 2016 pukul 11.30 WIB menggunakan stratified random sampling.Kata kunci: arsitektur, PPST, termal, penurunan

Downloads

Published

2017-10-31

Issue

Section

Articles