Konsep Arsitektur Ekologi pada Pendidikan Pariwisata Red Island di Banyuwangi

Authors

  • Agus Mujahid Anshori Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Chairil Budiarto Amiuza Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Wasiska Iyati Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Perkembangan perancangan bangunan di kawasan wisata pesisir Red Island di Banyuwangi belum sepenuhnya memaksimalkan aspek ekologi lingkungan terutama Terkait pemanfaatan sinar matahari dan angin yang melimpah. Potensi Red Island Dari segi pariwisata cukup baik namun harus disertai peningkatan kualitas Lingkungan hidup yang dapat terintegrasi secara fungsi dengan kawasan pariwisata Sekaligus menjadi contoh bangunan yang dapat memanfaatkan ekologi Red Island dalam proses perancangannya. Salah satu upaya mendukung untuk ditingkatkannya kualitas pelayanan dan lingkungan hidup di Red Island adalah perancangan gedung pendidikan pariwisata dimana selain dapat terintegrasi dengan aktifitas Red Island sebagai laboratorium para mahasiswa misalnya mereka dapat berpraktik di homestay, cafe dsb. Juga dapat memanfaatkan ekologi Red Island terutama aktifitas belajar dengan tugas melihat, membaca dan berdiskusi yang membutuhkan pengaturan pencahayaan alami serta penghawaan alami yang nyaman untuk kegiatan belajar mengajar tersebut sehingga pada perancangan difokuskan pada pencahayaan dan penghawaan ruang. Energi surya dimanfaatkan juga sebagai pembangkit tenaga untuk menunjang operasional bangunan yang sekaligus sebagai indikator konsep arsitektur ekologi pada pendidikan pariwisata Red Island.Kata kunci: pendidikan pariwisata, cahaya alami, penghawaan alami, panel surya

Downloads

Published

2017-09-19

Issue

Section

Articles