Konsep Permukiman Tanggap Kebakaran Di Banjarmasin (Studi Kasus: Kelurahan Kelayan Tengah)

Authors

  • Firdha Amalia Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Sri Utami Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Kelurahan Kelayan Tengah merupakan salah satu kawasan yang sering dilanda kebakaran di Kota Banjarmasin. Kondisi permukiman yang padat didukung suhu yang tinggi, serta penggunaan kayu sebagai material utama bangunan menyebabkan api cepat merambat bila terjadi kebakaran. Struktur jalan yang sempit pun mempersulit proses evakuasi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian mengenai perancangan dan penataan fisik permukiman yang dapat berperan sebagai upaya preventif dari bencana kebakaran. Berdasar pertimbangan tersebut, dilakukan studi ini dengan tujuan untuk mendapatkan konsep permukiman tanggap kebakaran di Kelurahan Kelayan Tengah yang dapat menjadi masukan untuk penataan permukiman di Banjarmasin. Metode pengamatan non-participant dilakukan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder mengenai kondisi fisik eksisting yang kemudian dilakukan analisa. Proses analisa dilakukan dengan metode analisis campuran pada data kondisi fisik eksisting dengan mempertimbangkan kondisi non fisik (sosial dan budaya). Sehingga didapatkan kriteria dan konsep desain permukiman tanggap kebakaran termasuk di dalamnya konsep bangunan dan kawasan yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.Kata Kunci: desain permukiman, kebakaran, kelurahan Kelayan Tengah

Downloads

Published

2017-04-13

Issue

Section

Articles