Pelestarian Bangunan Kolonial Belanda Kantor Gubernur Jawa Timur (Gouverneur Kantoor Van Oost Java)

Tri Ajeng Prameswari, Antariksa Antariksa, Noviani Suryasari

Abstract


Surabaya memiliki banyak bangunan peninggalan Belanda yang bersejarah, salah satunya adalah Kantor Gubernur Jawa Timur. Kantor ini memiliki keunikan pada karakter spasial dan visualnya sehingga perlu ditinjau untuk mengetahui arahan pelestarian agar keaslian pada bangunan tetap terjaga. Keunikan karakter visual pada banguan ini terlihat pada atap bangunannya yang datar, memiliki menara jam yang memiliki hiasan pada puncaknya berupa tiang emas dan cat warna putih yang mendominasi pada bangunan ini. Keunikan pada karakter spasialnya adalah bangunan ini merupakan satu-satunya bangunan dengan orientasi pada bagian utara berbatasan dengan viaduct dan sebelah barat berbatasan dengan alun-alun tugu pahlawan yang dulunya adalah gedung pengadilan Paleis Van Justitie. Pelestarian yang ada pada bangunan ini dibagi menjadi tiga potensi yakni potensi tinggi, sedang dan rendah. Untuk elemen rendah dengan teknik preservasi terdiri dari 26 elemen bangunan. Elemen-elemen dengan potensial sedang diarahkan ke teknik pelestarian rehabilitiasi-konservasi terdiri dari 47 elemen. Elemen- elemen dengan potensial rendah terdiri dari 7 elemen diarahkan ke teknik pelestarian rehabilitasi.

Kata kunci : pelestarian, bangunan kolonial, surabaya


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.