Rekayasa Tata Cahaya Alami Pada Ruang Laboratorium (Studi Kasus: Fakultas Teknik Universitas Brawijaya)

Authors

  • Fathimah Fathimah Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Jusuf Thojib Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Muhammad Satya Adhitama Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Bangunan pendidikan merupakan kebutuhan penunjang aktivitas pada suatu kawasan. Penggunaan energi pada bangunan khususnya sekolah atau universitas, dapat mencapai 40% untuk pencahayaan. Laboratorium adalah salah satu jenis ruang yang menggunakan pencahayaan buatan meskipun aktivitas dilakukan pada pagi hingga sore hari. Hal ini terlihat pada sampel penelitian yang merupakan laboratorium di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang. Penggunaan pencahayaan buatan pada saat praktikum menjadi pencahayaan utama ditemukan pada keempat sampel ruang. Hal ini dipengaruhi oleh pencahayaan ruang yang tidak merata, ruang yang terlalu gelap, dan juga silau diarea dekat bukaan. Melalui penelitian ini akan dilakukan simulasi pada masing-masing ruang dan rekomendasi desain pada ruang laboratorium untuk memaksimalkan potensi pencahayaan alami pada ruang. Variabel penelitian yang diobservasi dan direkayasa adalah dimensi, posisi, material bukaan dan dimensi, posisi, material pembayang matahari. Pada penelitian ini akan diukur pencahayaan alami dalam ruang eksisting lalu melakukan simulasi dengan variabel dan memberikan rekomendasi desain. Tahapan tersebut dilakukan untuk menghasilkan desain laboratorium dengan penggunaan pencahayaan alami sebagai pencahayaan utama dan tingkat pencahayaan alami dalam ruang sesuai dengan standar ruang laboratorium. Perubahan instrumen pencahayaan mempengaruhi pencahayaan dalam ruang sehingga pencahayaan lebih terang, merata dan memenuhi standar.Kata kunci: simulasi, pencahayaan alami, laboratorium, instrumen pencahayaan

Downloads

Published

2017-01-27

Issue

Section

Articles