Kids Safety Park, Batu Penerapan Konsep Keselamatan pada Pengguna Taman Bermain Anak

Authors

  • Gabriella Rosita Darmawan Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Heru Sufianto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Agung Murti Nugroho Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Kecelakaan yang terjadi di masa kanak-kanak dapat mempengaruhi kondisi fisik dan mental di kehidupan selanjutnya. Kecelakaan tersebut biasanya dialami saat anak-anak sedang bermain. Perkembangan otak, fisik dan mental manusia yang paling pesat terjadi di usia 6-12 tahun yang dikatergorikan sebagai usia anak-anak. Pada usia tersebut, anak-anak akan sangat aktif bergerak, namun kewaspadaan akan terjadinya kecelakaan masih kecil. Oleh karena itu, dibutuhkan peralatan dan fasilitas yang mampu mewadahi aktifitas bermain anak dan tetap mengutamakan keselamatan. Untuk mengurangi resiko kecelakaan secara maksimal, perancangan terhadap suatu area permainan dengan faktor keselamatan diperlukan agar anak-anak selamat saat bermain. Melalui tersedianya fasilitas bermain, diharapkan mampu memenuhi kualitas keselamatan sesuai dengan kebutuhan para penggunanya.Kata kunci: Anak-anak, pengguna, keselamatan, taman bermain, Kota Batu

Downloads

Published

2016-10-31

Issue

Section

Articles