Bentukan Visual Arsitektur Rumah Sinom di Kelurahan Kertosari - Ponorogo

Authors

  • Wahyuni Eka Sari Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Antariksa Antariksa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Abraham Mohammad Ridjal Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Kerajinan batik yang berkembang pada tahun 1955 menjadikan Kelurahan Kertosari sebagai kelurahan yang banyak menghasilkan batik Ponorogo. Rumah Sinom Ponorogo dijadikan sebagai rumah pembatik menjadi suatu bangunan yang banyak difungsikan. Rumah Sinom yang berada di Kabupaten Ponorogo merupakan rumah Limasan. Rumah Sinom tak lepas dari elemen – elemen pembentuk bangunan yaitu elemen visual. Karakter visual dapat mendukung karakter spasial dalam bangunan. Karakter visual dalam rumah Sinom tak hanya sebagai nilai arsitektural semata namun juga menghasilkan nilai fungsional. Rumah Sinom Ponorogo dengan berbagai elemen bangunan kini mulai ditinggalkan dan diabaikan oleh pemiliknya. Orang mulai senang dengan bangunan modern yang lebih minimalis yang mengakibatkan rumah lama mulai dilupakan dan akan kehilangan makna yang terkandung di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bentukan visual arsitektur rumah Sinom di Kelurahan Kertosari - Ponorogo. Bentukan visual merupakan karakteristik bangunan rumah Sinom Ponorogo sehingga akan didapatkan suatu karakteristik berupa karakter fisik dalam bangunan. Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis atau pemaparan kondisi. Metode analisis kualitatif dilakukan dengan observasi lapangan. Metode deskriptif analisis dilakukan dengan pendekatan historis.Kata kunci: karakter visual, rumah Sinom

Downloads

Published

2016-08-02

Issue

Section

Articles