Aktivitas Ritual Pembentuk Teritori Ruang pada Pura Lingsar Lombok

Authors

  • Mustivia Mustivia Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Antariksa Antariksa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Abraham Mohammad Ridjal Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Pura Lingsar merupakan pura tertua dan terbesar yang ada di Pulau Lombok. Puraini merupakan bangunan peribadatan yang dikeramatkan atau digunakan oleh duasuku adat terbesar di Lombok, yaitu masyarakat Hindu (mayoritas beragama Hindu)dan Suku Sasak (Sasak Islam Watu Telu). Pengguna bangunan yang beragammenyebabkan jenis aktivitas ritual pada bangunan ini lebih banyak dibandingkanbangunan pura lain pada umumnya.Keharmonisan pengguna dalam penggunaanruang pada bangunan untuk melaksanakan aktivitas ritual masing-masingmenyebabkan teritori ruang yang terbentuk juga beragam. Tujuan dari studi iniadalah untuk mengetahui teritori ruang yang terbentuk oleh aktivitas ritual yang adapada Pura Lingsar Lombok. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalahmetode desktiptif kualitatif. Hasil studi ini menunjukkan teritori yang terbentuk padabangunan ini ditentukan oleh kelompok masyarakat yang terlibat di dalam sebuahritual. Teritori ruang yang terbentuk pada Pura Lingsar Ulon adalah teritori primerdan tersier,sedangkan teritori ruang yang terbentuk pada Pura Lingsar Gaduh adalahteritori primer, sekunder, dan tersier.Kata kunci: aktivitas ritual, teritori ruang, Pura Lingsar Lombok

Downloads

Published

2016-05-03

Issue

Section

Articles