Kriteria Desain Hospice Untuk Pasien Anak Penderita Kanker

Authors

  • Insani Aulia Qisti Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Rinawati P Handajani Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Herry Santosa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Hospice merupakan tempat perawatan untuk pasien yang kehilangan kemampuan diri dalam pemenuhan kebutuhan fisik, emosional dan spiritual guna peningkatan kualitas hidup pasien maupun keluarga. Pasien kanker dikategorikan menjadi penyakit kronis yang memerlukan hospice sebagai tempat perawatan mereka. Pasien anak penderita kanker memiliki karakteristik khusus yang berbeda perawatannya dengan pasien kanker dewasa. Perkembangan anak seiring usianya harus tetap berjalan meskipun mereka sedang mengidap penyakit kronis. Keterbatasan kemampuan diri mereka dalam beraktivitas membutuhkan ruang yang dapat membantu aktivitas mereka di kehidupan sehari-hari, setelah pengobatan sampai mereka kembali pulih. Oleh karena itu dibutuhkan kriteria desain hospice untuk memenuhi kebutuhan arsitektural ruang dalam pemenuhan kebutuhan aktivitas pasien anak penderita kanker. Hasil akhir dari penelitian ini adalah keluarnya kriteria desain dalam mendesain hospice yang dikumpulkan dari analisis isi dari beberapa literatur. Kriteria desain tersebut antara lain organisasi ruang, sirkulasi, tata dan dimensi perabot, material/finishing, warna, pencahayaan, penghawaan, akustik, dan desain ruang luar.Kata kunci: hospice, pasien anak, kanker

Downloads

Published

2016-05-03

Issue

Section

Articles