Optimasi Pemerataan Tingkat Terang Cahaya pada Rancangan Ruang Kelas Bangunan Pendidikan Nonformal di Kota Malang

Authors

  • Danis Tria Kurnia Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Beta Suryokusumo Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Sigmawan Tri Pamungkas Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan nonformal di Kota Malang hingga tahun 2014 tercatat terdapat 225 Lembaga Pendidikan nonformal yang berdiri. Berdasarkan hasil analisa data dari instansi-instansi terkait, 68% lembaga pendidikan nonformal menempati bangunan yang belum memenuhi standar. Hal ini dikarenakan belum adanya bangunan pendidikan terencana khusus untuk pendidikan nonformal di Kota Malang. Rancangan bangunan pusat pendidikan nonformal merupakan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam bangunan pendidikan, pencahayaan ruang kelas merupakan faktor penting, karena dapat mempengaruhi efektifitas dan efisiensi kegiatan belajar. Kegiatan belajar-mengajar yang berlangsung di ruang kelas tidak tergantung cuaca, sehingga membutuhkan bantuan pencahayaan buatan untuk memenuhi kenyamanan kebutuhan visual. Dibutuhkan perencanaan kondisi pencahayaan yang tepat antara pencahayaan alami dan buatan, agar keberadaan cahaya buatan bersinergi dengan kondisi cahaya alami. Kajian perancangan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dalam proses evaluasi pencahayaan ruang kelas dengan metode simulasi menggunakan software DIALux 4.12. Hasilnya untuk menghadirkan kondisi pencahayaan yang optimal pemerataan tingkat terang/illuminance setiap waktu, diwujudkan dengan perencanaan sistem kontrol cahaya pasif dan aktif.Kata kunci: Optimasi pencahayaan, ruang kelas, bangunan pendidikan nonformal

Downloads

Published

2016-05-03

Issue

Section

Articles