Penerapan Konstruksi Kayu Ulin pada Perancangan Losari Resort dan Fasilitas Hall di Kota Makassar

Authors

  • Achmad Fariz Chesariansyah Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Tito Haripradianto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Bambang Yatnawijaya Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Menyambut program Visit Makassar Year and Beyond Tahun 2011 sampai dengan 2014 dan program “Visit South Sulawesi 2014†Makassar telah mencanangkan sebagai kota tujuan “MICE†atau konferensi, pertemuan dan pameran yang masih kekurangan 2.500 kamar hotel dan 5000 ruang pertemuan (meeting) untuk menampung wisatawan maupun peserta perhelatan dan pameran. Losari resort dan fasilitas hall menjadi solusi desain untuk menambah kekurangan kamar dan fasilitas ruang pertemuan tersebut dengan penerapan konstruksi kayu ulin yang menjadi aspek kearifan lokal Kota Makassar. Kajian-rancang ini menggunakan metode deskriptif yang berusaha mendeskripsikan, menginterpretasikan sesuatu, misalnya kondisi atau hubungan yang ada, proses yang sedang berlangsung, sedangakan pada penemuan besaran ruang menggunakan metode pragmatik serta dianalisis menggunakan deskriptif hingga mendapatkan konsep desain awal dan konsep desain menggunakan metode pragmatik dari objek komparasi dalam penerapan konstruksi kayu ulin dengan teori yang relevan. Komparasi bertujuan untuk memberikan alternatif konstruksi kayu ulin pada perancangan. Hasil dari kajian menunjukan bahwa pada bangunan perancangan yang menggunakan sistem konstruksi kayu ulin dengan rangka lasenar dan rangka atap kasau balok bangsal dapat memberikan efektivitas ruang dalam bangunan sangat baik dan pada bentang panjang daerah pantai akan lebih efektif pada jangka waktu panjang.Kata kunci: Tipe Bangunan Resort, Fasilitas Hall dan konstruksi kayu ulin

Downloads

Published

2016-05-03

Issue

Section

Articles