Karakter Spasial Bangunan Gereja Blenduk (GPIB IMMANUEL) Semarang

Authors

  • Cyndhy Aisya Tanjungansari Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Antariksa Antariksa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Noviani Suryasari Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Gereja GPIB Immanuel atau yang lebih dikenal dengan nama Gereja Blenduk dibangun pada masa pemerintahan Kolonial Belanda. Letak bangunan Gereja Blenduk berada pada poros kawasan Kota Lama Semarang dan merupakan tetenger kawasan. Terdapat empat pintu untuk masuk kedalam bangunan yang berada pada sisi Utara, Timur, Selatan dan Barat. Karakter spasial pada bangunan gereja simetris karena memiliki bentuk mirip salib. Organisasi ruang pada bangunan merupakan organisasi ruang yang terpusat pada ruang ibadah. Metode yang digunakan dalam studi adalah metode analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Metode analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan kemudian menganalisis spasial pada bangunan, sehingga ditemukan karakteristik spasial pada bangunan Gereja Blenduk. Studi bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakter spasial bangunan Gereja Blenduk.Kata kunci: karakter spasial, GPIB Immanuel Semarang

Downloads

Published

2016-05-02

Issue

Section

Articles