BENTUK SAMBUNGAN STRUKTUR PADA KONSTRUKSI RUMAH ADAT BAILEO DI KECAMATAN SAPARUA KABUPATEN MALUKU TENGAH

Authors

  • Marlen Dolorosa Heatubun Universitas Brawijaya
  • Antariksa Sudikno Universitas Brawijaya

Keywords:

Rumah Baileo, Sambungan Kayu, Konstruksi Tradisional, Arsitektur Nusantara

Abstract

ABSTRAK Rumah Baileo yang tersebar di provinsi Maluku memiliki 2 (dua) jenis sistem konstruksi tradisional yaitu konstruksi panggung dan tidak berpanggung. Selain berfungsi sebagai tempat dilaksanakannya upacara adat, Rumah Baileo juga berguna sebagai sarana musyawarah masyarakat desa. Konstruksi Rumah Baileo menggunakan dominasi material kayu dengan teknik pengerjaan konstruksi secara manual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis bentuk sambungan yang timbul sebagai jawaban atas permasalahan teknis penggunaan material kayu dengan teknik pengerjaan manual. Metode analisis deskriptif digunakan untuk mengola data lapangan yang didapat kemudian dianalisis berdasarkan tiap elemen konstruksi yang terbagi atas struktur bawah (pondasi, balok lantai, lantai, kolom dan dinding) dan struktur atas (kuda-kuda atap dan penutup atap). Sementara untuk bentuk sambungan struktur dapat diidentifikasi pada tiap pertemuan elemen konstruksi seperti halnya pada kolom dan balok serta rangka kuda-kuda dan penutup atap. Lokasi penelitian terbagi di 4 (empat) tempat berbeda yaitu Kota Saparua, Desa Haria, Desa Paperu dan Desa Tiouw yang termasuk didalam wilayah Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.ABSTRACT Baileo houses spread across Maluku province have 2 (two) types of traditional construction systems: stage construction and no stage construction. Besides functioning as a place for holding traditional ceremonies, Baileo House is also useful as a means of deliberation for the village community. Baileo House construction uses the dominance of wood materials with manual construction techniques. The purpose of this research was to identify the types of connection forms that arise as an answer to technical problems using wood materials with manual processing techniques. The Descriptive analysis method is used to manage field data obtained and then analyzed based on each construction element which separates into the lower structure (foundations, floor beams, floors, columns, and walls) and the upper structure (roof truss and roof covering). Meanwhile, structural connections can be identified at every meeting of the construction elements like the columns and beams and the truss and roof coverings. The research location is separated into 4 (four) different places, namely Saparua City, Haria Village, Paperu Village, and Tiouw Village which are included in the Saparua District, Central Maluku Regency, Maluku.

Downloads

Published

2022-07-29

Issue

Section

Articles