Pendekatan Arsitektur Ekologi pada Perancangan Kawasan Wisata Danau Lebo Kabupaten Sumbawa Barat

Authors

  • Syarapuddin Syarapuddin Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Herry Santosa Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Tito Haripradianto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Perencanaan pembangunan Taman Wisata Danau Lebo sebagai wisata alam unggulan diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumbawa Barat, sehingga perlu melakukan penataan yang baik dan memperhatikan potensi-potensi yang ada disekitar kawasan tersebut agar dapat dikembangkan secara optimal. Perencanaan pembangunan dengan konsep eco-culture melalui pendekatan arsitektur ekologi merupakan suatu upaya dalam perancangan kawasan wisata Danau Lebo yang berkelanjutan. Perancangan yang dilakukan menggunakan pendekatan metodologi problem solving berdasarkan aspek ekologi kawasan, aspek sosial ekonomi, dan aspek sosial kultural. Konsep eco-culture dikembangkan menjadi konsep dasar pendekatan perancangan waterfront resort Danau Lebo dengan harapan mampu menarik kunjungan wisatawan dengan memuat prinsip wisata yang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat melalui pendekatan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.Kata Kunci: Wisata berkelanjutan, Arsitektur ekologi, waterfront resort

Downloads

Published

2016-02-17

Issue

Section

Articles