Representasi Panoptisisme pada Tata Kota Probolinggo

Authors

  • Sayyidah Rafi Dianya Shabri Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Keywords:

Sejarah Probolinggo, Morfologi Kota, Panoptisisme, Sinkronik-diakronik.

Abstract

Kota Probolinggo merupakan kota pusaka peninggalan Belanda. Kota Probolinggo merepresentasikan kuasa dan pengawasan panoptisisme. Hal ini terlihat dari morfologi kota utamanya kondisi geografis Probolinggo yang unik dan strategis, pendirian benteng oleh VOC, kekuasaan yang terbentuk, program-program ‘paksaan’ Pemerintah Belanda sehingga terciptanya masyarakat yang disiplin, dan pembagian kapiten. Penelitian ini dibahas lebih lanjut menggunakan kajian sinkronik dan diakronik. Secara diakronik akan dibagi dalam empat tahap, yaitu sebelum 1743, 1743-1850, 1850-1880an, dan 1880an-1940. Dalam setiap tahapan tersebut akan dideskripsikan secara sinkronik perkembangan sejarah pada masa-masa tersebut.   Kata Kunci: Sejarah Probolinggo, Morfologi Kota, Panoptisisme, Sinkronik-diakronik.

Downloads

Published

2022-07-29

Issue

Section

Articles