ELEMEN FASAD RUANG PEMBELAJARAN SMK PERTANIAN MALANG DENGAN KONSEP AGRITECTURE

Authors

  • Nadia Almira Jordan Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Rinawati P. Handajani
  • Damayanti Asikin

Abstract

Kerusakan lingkungan, sebagai dampaknya pemanasan global semakin banyak dan semakin parah oleh terpangkasnya ruang terbuka hijau. Konsep agritecture merupakan konsep menyatukan arsitektur dengan agrikultur yang pada studi ini diterapkan pada fasad bangunan SMK pertanian agar dapat memberikan pembelajaran pertanian vertikal dan konsep ramah lingkungan kepada siswa dan masyarakat sekitar. Perancangan elemen fasad SMK pertanian dengan konsep agritecture ini menggunakan metode analitis dengan metode pendekatan programatis dengan dua analisis besarn yaitu analisis karakter ruang pembelajaran SMK pertanian dan analisis konsep agritecture terkait sistem perletakan, penyiraman dan jenis tanaman yang dibudidayakan. Penerapan pada dinding bangunan dimaksudkan untuk memaksimalkan sinar matahari pada proses pertumbuhan tanaman produksi yang dibudidayakan. Penanaman vertikal tanaman pada fasad bangunan dalam studi ini diterapkan pada empat jenis ruangan yang memiliki perbedaan kebutuhan penghawaan dan pencahayaan, yang tentunya akan menghasilkan jenis penerapan dan jenis tanaman yang berbeda di keempat jenis ruang tersebut. Manfaat yang diharapkan dari studi ini adalah terciptanya rancangan desain fasad ruang pembelajaran yang mendukung proses belajar siswa dan menjadi salah satu alternatif perancangan dengan konsep ramah lingkungan untuk bangunan pendidikan, sebagai salah satu upaya untuk menyelaraskan bangunan dengan lingkungan di sekitarnya.Kata kunci: elemen fasad, SMK pertanian, agritecture.

Downloads

Published

2014-02-27

Issue

Section

Articles