Pengaruh Bukaan Jendela Terhadap Kinerja Termal Rumah Tinggal Tipe 40 di Kota Malang, Studi Kasus Rumah Tinggal Tipe 40 di Perumahan Griya Saxophone

Authors

  • Sofyan Surya Atmaja Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Agung Murti Nugroho Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Subhan Ramdlani Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Kenyamanan termal dalam rumah tinggal perlu diperhatikan, kepekaan terhadaplingkungan dan ketanggapan terhadap iklim merupakan upaya untukmengoptimalkan suhu yang ada di alam dan menangapi alam tersebut sehinggaterbentuk sebuah kenyamanan yang optimal karena memanfaatkan penghawaanalami. Bukaan pada bangunan terutama rumah tinggal di perumahan biasanyamemiliki bentuk yang sama pada unit-unit rumahnya, padahal peletakan rumahterhadap posisi matahari dan keadaan tiap bukaan berbeda, sehingga dibutuhkankekhususan dalam menetapkan besaran jendela, letak jendela dan besaran sudutjendela. Besaran sudut jendela merupakan faktor terpenting dalam mempengaruhisuhu ruang dalam terhadap perubahan suhu pada ruang luar. Untuk mengetahuipergerakan angin dan perubahan suhu pada rumah tinggal maka perlu dilakukanpenelitian, objek yang diteliti pada penelitian ini adalah salah satu sampel rumahtinggal di perumahan di Kota malang yang memiliki suhu dan iklim mewakili rumahrumahtinggal di Kota Malang. Hasil penelitian ini berupa rekomendasi bukaanjendela dengan sudut dan rekomendasi-modifikasi elemen rumah tinggal.Kata kunci: sudut bukaan, suhu, jendela, rumah tinggal

Downloads

Published

2015-10-30

Issue

Section

Articles