Pengembangan Parametric Object Library Berbasis HBIM pada Bangunan Bersejarah Gereja Ijen Kota Malang

Exacorinna Azalia Sucipto, Herry Santosa

Abstract


Pelestarian terhadap bangunan bersejarah sangat penting bagi sumber ilmu pengetahuan dan budaya. Namun, sebagian besar bangunan bersejarah di Indonesia hanya memiliki informasi umum seperti nama, alamat, sejarah, dan hanya memiliki gambar desain pada kertas. Seiring dengan berkembangnya teknologi, upaya pelestarian bangunan bersejarah di beberapa negara sudah mulai melakukan adanya digitalisasi. Penggunaan Building Information Modelling “BIM” telah digunakan pada beberapa bangunan bersejarah di dunia untuk upaya dokumentasi dan membuat gambar kerja serta informasi lengkap. Kemudian, seiring dengan upaya pelestarian terdapat pengembangan dari BIM yaitu Historical Building Information Modelling “HBIM” untuk menghasilkan elemen arsitektural yang lebih kompleks dari bangunan bersejarah. Studi kasus pada penelitian ini adalah bangunan bersejarah Gereja Ijen Kota Malang yang telah dibangun sejak 1934. Bangunan ini dilakukan perekaman menggunakan laser scanning yang akan menghasilkan data point cloud yang akurat. Data ini yang digunakan pada penelitian ini untuk mengembangkan parametric object library dari bangunan Gereja Ijen Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan parametric object library bangunan bersejarah Gereja Ijen untuk mengupayakan pelestarian secara digital. Penelitian ini berada pada tingkatan LOK 200yang menghasilkan basis data digital berupa parametric object library berbasis HBIM.

Keywords


parametric object library, HBIM, laser scanning, point cloud

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.