Pengaruh Penggunaan Warna Interior Masjid Tionghoa sebagai Ruang Beribadah (Studi Kasus Masjid Muhammad Cheng Hoo Pasuruan, Jawa Timur)

Authors

  • Oktavia Eka Megayanti Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Rinawati P Handajani Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Abraham Mohammad Ridjal Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Abstract

Masjid Mohammad Cheng Hoo merupakan masjid yang memiliki karakter kuat padapenggunaan warna dan nilai arsitektural bangunannya yang mencirikan kenangansejarah bangsa Cina. Warna-warna yang dihadirkan pada interior ruang masjid inisangat menarik dan berani yaitu dominasi warna merah dan perpaduan warnakuning dan hijau di segala sisi. Tentunya pewarnaan tersebut sangatlahberpengaruh bagi manusia di dalamnya ketika beribadah dan hal tersebut dapatdikaitkan kebenarannya melalui teori penggunaan warna yang baik pada ruangsesuai fungsi ruangan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatifyaitu mengangkat suatu permasalahan yang berkaitan dengan hal-hal yangmenyangkut kesan penggunaan warna. Tahap selanjutnya berupa deskriptif analitis,yaitu data dianalisis dan disandingkan dengan beberapa teori warna yang ada untukditemukan sintesisnya dan diklasifikasikan berdasarkan karakter warna padamasjid dengan kenyamanan yang baik. Serta analisis kualitatif berdasarkanobservasi. Hasil yang didapatkan melalui perbandingan tersebut menyatakan bahwapersentase antara penggunaan, penempatan dan teori warna seimbang yaitu adanyahasil negatif pada kurang tepatnya penggunaan jenis warna dan hasil positif padatepatnya peletakan dan pembagian warna di dalam masjid Cheng Hoo.Kata kunci: warna interior masjid, teori warna, aktivitas ibadah

Downloads

Published

2015-10-30

Issue

Section

Articles