Pengaruh Elemen Air Sebagai Alat Pengendali Iklim Mikro Ruang Luar (Alun-Alun Tugu Malang)

rizky refi rangga, Jono Wardoyo

Abstract


Suhu udara di kota Malang terasa sangat panas karena perubahan iklim, berdasarkan analisis BPBD Kota Malang (Surya.co.id 2019). Komponen pembentuk ruang luar seperti  elemen air (kolam teratai dan air mancur) merupakan salah satu strategi pasif untuk mengurangi tingginya suhu iklim mikro pada taman. Alun-alun Tugu Kota Malang merupakan salah satu contoh taman pasif, yang  mengaplikasikan komponen material permukaan seperti air sebagai pengendali iklim mikro pada taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi air dan seberapa besar pengaruh dari kinerja elemen air sebagai alat pengendali iklim mikro, dengan cara membandingkan hasil iklim mikro disaat air mancur menyala dan saat air mancur tidak menyala. Observasi lapangan dilakukan untuk mengambil data visual dan iklim, data diolah menggunakan metode kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi air dalam mengendalikan iklim mikro yaitu Arah angin yang membawa cipratan air dan uap air serta Evatransporasi dari air serta tumbuhan teratai yang ada pada kolam. Elemen Air dapat menurunkan suhu pada jarak 10m mencapai 0,5°C serta meningkatkan kelembaban relative 5%, dan pada jarak 20m dapat menurunkan suhu 0,2°C serta meningkatkan kelembaban relative sebesar 4,2%.

Keywords


Elemen Air, Iklim Mikro, Ruang Luar

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.