Kenyamanan Spasial Ruang Pejalan Kaki di Koridor Jalan Kawi Atas Kota Malang Menurut Persepsi Masyarakat

Authors

  • Vanbalden Halasson Sihaloho Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Jenny Ernawati Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Koridor Jalan Kawi Atas merupakan salah satu koridor komersial yang terletak di Kota Malang dengan peruntukan sebagai kawasan perdagangan dan jasa sehingga koridortersebut merupakan koridor komersial memiliki tingkat mobilitas cukup pesat, baik pada siang maupun malam hari. Dengan tingginya mobilitas pejalan kaki makadiperlukan penelitian untuk meningkatkan kenyamanan spasial ruang pejalan kaki. Tentunya keragaman aktivitas yang terjadi pada koridor tersebut tidak lepas darifungsi bangunan yang berada pada koridor jalan tersebut, sehingga untuk mendukung kegitan tersebut dibutuhkan kenyaman spasial yang baik. Tujuan dilakukan penelitianini adalah untuk mengetahui kenyamanan spasial yang berada di Jalan Kawi Atas KotaMalang.mengambil 150 responden sebagai sampel. Sehingga didapatkan persepsi masyarakat mengenai kenyamanan spasial yang akan dijadikan sebagai analisis terhadap lokasipenelitian yang terdapat di Jalan Kawi Atas Kota Malang. Hasil penelitian yang didapatkan dari penelitian ini ialah persepsi masyarakat mengenai kenyamanan spasialdi koridor Jalan Kawi Atas yang cukup beragam, mulai dari nilai negatif hingga positif. Nilai tersebut tersebar di beberapa titik dari lokasi penelitian. Dimana nilai secarakeseluruhan yang di dapat ialah 4,76 yaitu diantara netral dan agak nyaman. PenelitianinimenggunakanmetodekualitatifdankuantitatifdenganKata kunci: Koridor jalan, Kenyamanan spasial, persepsi ABSTRACT Kawi Atas Street is one of the commercial streets in Malang City. It is functioning as a trade and service area. With the high mobility of pedestrians, research is needed toimprove the side walk's spatial comfort. Of course, the diversity of activities that occur in the street can not be separated from the function of the building on the street. Thoseactivities require excellent spatial comfort. Therefore, the purpose of this research is to discover people's perception of the spatial comfort of Kawi Atas Street in Malang. Thisstudy uses qualitative and quantitative methods by taking 150 respondents as research participants. The qualitative method is carried out by making direct observations of theplace while the quantitative method employed questionnaires to collect the data from participants. Pedestrians' comfort was measured on seven-point multiple rating scalescontaining the level of pedestrian comfort. The research results indicated that overall, people felt that spatial comfort is somehow comfortable (M=4.76).  However, the findingsshow that people's perceptions of spatial comfort in Kawi Atas Street are quite diverse, ranging from negative to positive values. These values are scattered at several pointsalong the street.Keywords: Commercial street, spatial comfort, perception

Downloads

Published

2020-07-30

Issue

Section

Articles