Pengaruh Fasad Tropis Terhadap Pendinginan Alami pada Rumah Adat Betawi (Studi Kasus Setu Babakan)

Authors

  • Banu Abdurrahman Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
  • Agung Murti Nugroho Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Keywords:

Desain Fasad, Arsitektur tropis nusantara, pendinginan alami

Abstract

ABSTRAK   Rumah Adat Betawi adalah salah satu rumah adat yang ada di Indonesia yang dapat memberikan kenyamanan termal terhadap pengguna dan penghuninya dengan menggunakan sistem pendinginan alami dengan pendekatan desain fasad yang seimbang dengan iklim lingkungan eksisting. Fasad tropis bangunan merupakan elemen yang sangat penting bagi kinerja pendinginan alami pada bangunan yang berada pada iklim tropis lembab. Penilitian ini meneliti tentang pengaruh desain tropis terhadap pendinginan alami pada rumah Betawi yang berada di Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penelitian meneliti tentang kinerja pendinginan alami pada rumah adat Betawi ini dilakukan dengan cara melakukan pengukuran lapangan selama 27 hari yang berupa pengukuran suhu udara dan kelembaban udara pada tiga rumah yang memiliki visual bangunan yang berbeda. Lalu, dilakukan juga analisis visual yang menggunakan kriteria arsitektur tropis nusantara pada ketiga rumah untuk menilai visual bangunan terhadap iklim tropis lembab Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah rumah yang sesuai dengan kriteria arsitektur tropis nusantara mampu menurunkan suhu udara pada bagian ruang tamu dan kamar rumah adat Betawi masing-masing sebesar 0,9ºC dan 2,1ºC.   Kata kunci: desain fasad, arsitektur tropis nusantara, rumah adat betawi, pendinginan alami.

Downloads

Published

2020-01-31

Issue

Section

Articles