Rekayasa Selubung Bangunan untuk Mengoptimalkan Pencahayaan Alami pada Ruang Rawat Inap Gedung Jantung dan Paru di RSUD Bangil Pasuruan

Authors

  • Mohammad Hardian Afrizal Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang
  • Andika Citraningrum Brawijaya University

Keywords:

pencahayaan alami, kenyamanan visual, bukaan, peneduh, ruang rawat inap

Abstract

ABSTRAKRumah sakit merupakan salah satu prasarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Keberadaan ruang rawat inap pada rumah sakit adalah bentuk fasilitas fisik dalam memberikan pelayanan kesehatan. Namun kenyamanan pengguna didalamnya harus diperhatikan. Untuk mencapai kenyamanan visual, pencahayaan alami pada ruang rawat inap harus sesuai dengan standar kenyamanan visual. Standar kenyamanan visual untuk bangunan rumah sakit adalah 250 lux. Namun pada kondisi eksisting sisi utara dan timur, intensitas dan distribusi pencahayaan alami didalam ruang sangat kecil. Sedangkan di sisi selatan intensitas dan distribusi pencahayaannya alami sangat tinggi. Penelitian ini menggunakan Dialux Evo sebagai perangkat simulasi untuk mengetahui intensitas dan distribusi pencahayaan alami pada waktu yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tambahan bukaan jenis clear glass dan shading device jenis overhang horizontal mampu menaikkan dan menurunkan intensitas pencahayaan alami didalam ruang rawat inap Gedung Jantung dan Paru di RSUD Bangil Pasuruan.

Downloads

Published

2020-01-31

Issue

Section

Articles